Menjaga Marwah Tradisi di Tanah Borneo: Profil Mendalam Paguyuban Seni Tari Kuda Lumping Putro Mudho Budoyo
LOA JANAN, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah deru mesin industri dan hiruk-pikuk aktivitas ekonomi di sepanjang Sungai Mahakam, terdapat sebuah oase budaya yang tetap terjaga kemurniannya. Tepatnya di Gang Jawa, Jalan Sei Pimping, Desa Loa Duri Seberang , sebuah denyut tradisi terus berdetak kencang melalui Paguyuban Seni Tari Kuda Lumping Putro Mudho Budoyo. Paguyuban ini bukan sekadar kelompok penari; ia adalah simbol ketahanan budaya, wadah kreativitas pemuda, dan pemersatu sosial bagi masyarakat di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran paguyuban ini menjadi bukti nyata bahwa jarak ribuan kilometer dari tanah asal kesenian ini tidak menyurutkan semangat untuk melestarikan jati diri bangsa Putro Mudho Budoyo di Loa Duri Seberang (Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara) adalah sebuah kelompok paguyuban kesenian tradisional yang baru saja diresmikan pembentukannya pada akhir tahun 2024. Pembentukan Kelompok ini dibentuk secara resmi dalam ...